OELAMASI, TTN —Pemerintah Kabupaten Kupang Mulai Bangun Patung Kristus memberkati setinggi 70 meter di Pulau Semau. Demikian hal ini ditandai dengan peletakkan batu pertama di Bukit Lalaka, Desa Hansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, pada Senin (05/10-2026).

Pada kesempatan ini, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, mengapresiasi gagasan dan keberanian Pemerintah Kabupaten Kupang untuk membangun Patung Kristus Memberkati.

Menurutnya, pembangunan patung ini merupakan sebuah langkah besar yang lahir dari visi, keberanian dan keyakinan bahwa sesuatu yang besar dapat diwujudkan melalui kerja bersama.

“Ini momen besar bagi Kabupaten Kupang, bagi NTT, bahkan bagi Indonesia. Kalau Patung Kristus Memberkati ini sudah berdiri, kebanggaan terhadap patung ini bukan lagi hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Kupang atau Provinsi NTT, tetapi menjadi kebanggaan Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, berdasarkan rencana yang disampaikan, pembangunan patung ini, memiliki skala yang besar dengan bangunan fisik sekitar 20 meter dan patung setinggi sekitar 70 meter. Dengan ukuran dan posisi strategisnya, Patung Kristus Memberkati dinilai memiliki potensi menjadi salah satu patung ikonik di Indonesia dan menarik perhatian dunia.

“Ini bukan lagi kelas kabupaten, bukan hanya kelas provinsi, tetapi kelas dunia. Karena itu, kita harus menyiapkan pembangunan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasya.

Emanuel mendorong, agar pembangunan Patung Kristus Memberkati ini tidak saja dilihat sebagai pembangunan fisik, tetapi dikembangkan secara terpadu sebagai kawasan wisata religi.

Ia berharap berbagai unsur gereja, baik Protestan maupun Katolik, dapat memberikan kontribusi pemikiran dalam pengembangan kawasan tersebut.

Karena, keberadaan Patung Kristus Memberkati ini, dapat menjadi bagian dari jejaring wisata religi di NTT yang terhubung dengan berbagai destinasi lainnya, termasuk destinasi wisata religi di Pulau Timor, Flores dan wilayah NTT lainnya.

Untuk itu, diharapkan pula bahwa pembangunan patung ini, bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Bahkan, dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk berkembang melalui penyediaan homestay, hotel, usaha kuliner, UMKM serta berbagai kegiatan ekonomi yang mendukung pariwisata.

 

Sementara itu, Bupati Kupang Yosef Lede pada kesempatan ini mengatakan, pembangunan Patung Kristus Memberkati merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kabupaten Kupang dalam menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas dan potensi Pulau Semau.

Menurutnya, gagasan pembangunan patung ini telah direncanakan sejak sebelum dirinya bersama Wakil Bupati Aurum Titu Eki memimpin Kabupaten Kupang. Karena itu, pembangunan Patung Kristus Memberkati menjadi salah satu komitmen yang kemudian diterjemahkan ke dalam program pembangunan daerah.

“Ini bukan karena kami sudah menjadi Bupati dan Wakil Bupati. Gagasan ini sudah kami pikirkan sejak jauh hari. Kami ingin mempersembahkan sesuatu yang baik bagi Tuhan, bagi masyarakat dan bagi Kabupaten Kupang,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan pembangunan yang memiliki nilai dan manfaat jangka panjang. Untuk itu, pembangunan Patung Kristus Memberkati tidak berhenti pada pembangunan monumen, tetapi akan diikuti dengan penataan kawasan dan pembangunan infrastruktur pendukung.

Dijelaskan pula, lokasi pembangunan patung ini, memiliki posisi strategis karena menghadap ke arah Kota Kupang dan berada pada jalur yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata.

Untuk itu, pemerintah akan terus mendorong pembangunan berbagai fasilitas pendukung, termasuk akses transportasi dan dermaga rakyat untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menunjang pengembangan destinasi wisata di Pulau Semau.

“Pembangunan ini kita harapkan bukan hanya menjadi ikon, tetapi juga membawa berkat bagi masyarakat. Karena itu, pembangunan kawasan pendukung juga harus berjalan bersama,” tegasnya.

Ia juga pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT, DPRD Provinsi NTT, DPRD Kabupaten Kupang, tokoh agama, tokoh adat serta seluruh pihak yang memberikan dukungan terhadap pembangunan patung ini.

Menurutnya, dukungan lintas pihak menjadi kekuatan penting untuk memastikan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana. (ttn)

By Ttn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *